PRI: Level Up UMKM Jadi Langkah Nyata Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
JKT || RBN – Partai Rakyat Indonesia (PRI) menegaskan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing di pasar nasional hingga internasional melalui kegiatan bertajuk "Level Up UMKM".
Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa acara ini merupakan langkah nyata untuk mengangkat posisi UMKM agar memperoleh tempat yang lebih baik dan lebih terhormat dalam dunia usaha.
"Acara ini sangat bagus untuk mengangkat UMKM ke posisi yang lebih baik, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk terus berkembang. Harapannya, produk yang mereka hasilkan dapat diakui dan diterima oleh pasar, baik di tingkat nasional maupun global," ujarnya.
Menurutnya, tema Level Up UMKM bukan sekadar slogan, tetapi menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas usahanya. Melalui seminar dan talkshow yang diselenggarakan, peserta diharapkan memperoleh wawasan mengenai peningkatan standar usaha, legalitas, kualitas produk, hingga strategi membangun merek (branding).
"Pelaku UMKM harus terus meningkatkan standar usahanya, mulai dari usaha yang masih bersifat informal menjadi lebih formal. Selain itu, kualitas produk, branding, serta kemampuan membangun jaringan dengan berbagai komunitas juga menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha," jelasnya.
Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk-produk unggulan yang mereka miliki melalui pameran dan bazar yang digelar di halaman Kantor Partai Rakyat Indonesia.
Dalam hal ini, PRI berperan sebagai fasilitator yang membuka akses promosi dan pemasaran bagi para pelaku usaha agar produk lokal semakin dikenal masyarakat.
"Harapan kami, PRI dapat menjadi wadah bagi UMKM untuk terus difasilitasi dalam proses pengembangannya. Dengan dukungan yang berkelanjutan, UMKM diharapkan mampu tumbuh menjadi usaha yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing," tutupnya.
(Supriadi)
:::