Deklarasi Bersama Tolak Intoleransi Dan Terorisme, Densus 88 AT Polri Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

Deklarasi Bersama Tolak Intoleransi dan Terorisme, Densus 88 AT Polri Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

CILEGON || RBN.CO.ID – Densus 88 Anti Teror (AT) Polri melalui Satgaswil Banten bersama Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri, Kementerian Agama Kota Cilegon, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Bhabinkamtibmas menggelar kegiatan Wawasan Kebangsaan bertema “Peran Keluarga dalam Menjaga Keutuhan Bangsa” di Gedung Convention Hall Hotel Permata Krakatau, Kota Cilegon, Kamis (25/6/2026).


Kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta dari unsur penyuluh agama, perangkat desa, dan Bhabinkamtibmas tersebut bertujuan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) melalui edukasi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Cilegon Robinsar, Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun, Kepala Kementerian Agama Kota Cilegon Dr. H. Amin Hidayat, Kepala Kesbangpol Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten Dr. H. Amrullah, Kepala Kesbangpol Kota Cilegon Bambang Hario Bintan, Ketua FKUB Kota Cilegon Abdul Karim Ismail, Ketua MUI Kota Cilegon KH Zubaidi Ahyani, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.


Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam upaya pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga keluarga.


Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun menegaskan bahwa ancaman terhadap keamanan tidak hanya berupa kejahatan konvensional, tetapi juga penyebaran ideologi yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa. Karena itu, penguatan toleransi, deteksi dini, dan literasi digital menjadi langkah penting dalam mencegah berkembangnya paham radikal.


Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Cilegon Dr. H. Amin Hidayat menekankan pentingnya keluarga sebagai lingkungan pertama dalam menanamkan nilai moral, toleransi, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda.


Kasatgaswil Banten Densus 88 AT Polri Kombes Pol. Mayndra Eka W. menyampaikan bahwa media sosial saat ini menjadi salah satu sarana utama penyebaran propaganda intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Oleh karena itu, penguatan nilai Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, menjadi langkah strategis untuk membangun daya tangkal masyarakat.


Dalam sesi pemaparan materi, Iptu Rudiana Bachrie dari Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri menjelaskan berbagai strategi pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme, termasuk implementasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE), pola penyebaran paham radikal, serta langkah deteksi dini di lingkungan masyarakat.


Narasumber lainnya, Gus Najih selaku Wakil Sekretaris BPET MUI, menyoroti pentingnya literasi digital dan selektivitas dalam memilih sumber informasi keagamaan sebagai upaya mencegah radikalisasi generasi muda.


Selain itu, Munir, mantan narapidana terorisme yang kini menjadi Sahabat Densus, membagikan pengalaman mengenai proses radikalisasi yang dapat terjadi melalui lingkungan pergaulan, komunitas, maupun propaganda digital. Ia mengajak masyarakat untuk memperkuat pendidikan karakter dan meningkatkan pengawasan keluarga.


Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan tersebut ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Kota Cilegon yang menyatakan penolakan terhadap paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Deklarasi tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Melalui kegiatan ini, Densus 88 AT Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya paham IRET, memperkuat ketahanan keluarga, serta melahirkan agen-agen perdamaian yang mampu menjadi pelopor toleransi dan persatuan di tengah masyarakat.


Pewarta : Sophia T

Editor      : Dewi Sari.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type null

Filename: portal/visitor_counter.php

Line Number: 13