Diduga Modus Tipu-Tipu Berkedok Ojol, Dua Remaja Jadi Korban Di Jakarta Pusat !!
JAKPUS || RBN.CO.ID - Aksi penipuan dengan modus berpura-pura menjadi pengemudi ojek online kembali terjadi. Kali ini, dua remaja pria berinisial H (20) dan R (20) menjadi korban di wilayah Jakarta Pusat pada Minggu sore (3/5/26).
Peristiwa bermula sa'at kedua korban menghadiri sebuah acara anak muda. Usai kegiatan tersebut, sekira pukul 16.30 WIB, salah satu korban memesan ojek daring melalui aplikasi untuk menuju Jl Raya Diponegoro, Jakarta Pusat.
Tidak lama setelah pemesanan, aplikasi menunjukkan bahwa driver telah ditemukan. Selanjutnya, seorang pria datang menghampiri dengan mengendarai sepeda motor matik berwarna hitam dan mengenakan helm khas ojek online berwarna hijau.
Namun, terdapat kejanggalan dari penampilan pengemudi tersebut. Berdasarkan keterangan korban, pria itu hanya mengenakan kaos oblong dan celana pendek, tidak seperti atribut pengemudi ojek online pada umumnya. Meski sempat merasa janggal, korban tetap menaiki sepeda motor tersebut.
“Atas nama Haik*l ya..?” tanya pria yang diduga pelaku, sebagaimana ditirukan dua korban.
Setelah korban mengangguk, perjalanan pun dimulai. Namun baru menempuh jarak sekitar satu kilometer, pelaku tiba-tiba menghentikan kendara'an di pinggir jalan.
Pelaku kemudian berpura-pura kehilangan ponsel dan meminta bantuan korban.
“Dek, pinjam HP-nya. Saya mau coba panggil HP saya yang jatuh. Kamu turun ambil di belakang,” ujar pelaku.
Tanpa menaruh curiga, korban langsung turun untuk membantu mencari barang yang disebutkan. Namun, sa'at korban berjalan beberapa meter, pelaku justru langsung tancap gas melarikan diri sambil membawa ponsel milik korban.
Korban baru menyadari bahwa benda yang disebut jatuh bukanlah ponsel, melainkan hanya casing ponsel yang sengaja dijatuhkan oleh pelaku untuk mengelabui.
“Saya baru turun, belum jauh. Pas saya lihat ke belakang, driver langsung kabur bawa HP saya.
Ternyata yang jatuh cuma casing saja,” ungkap korban kepada wartawan melalui sambungan telephone. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan ponsel merek Apple iPhone.
Korban telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setempat. Hingga sa'at ini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku, termasuk berko'ordinasi dengan pihak aplikator ojek online terkait. Himbauan masyarakat untuk lebih waspada sa'at menggunakan layanan ojek online tertentu.
Pastikan identitas driver sesuai dengan yang tertera di aplikasi. Perhatikan atribut dan perilaku pengemudi jangan mudah meminjamkan barang berharga kepada orang yang baru dikenal.***
Pewarta : Tim
Editor. : Dewi Sari.