GPRA Optimistis Hadapi Tantangan Pasar, Bagikan Dividen Dan Tetapkan Strategi Penguatan Bisnis Lewat RUPST 2026

GPRA Optimistis Hadapi Tantangan Pasar, Bagikan Dividen dan Tetapkan Strategi Penguatan Bisnis Lewat RUPST 2026

JKT || RBN.CO.ID  – PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (29/6/2026) di Bellezza Permata Hijau, Jakarta Selatan. Dalam rapat tersebut, perseroan memaparkan kinerja sepanjang 2025 sekaligus menetapkan sejumlah keputusan strategis guna memperkuat fondasi bisnis di tengah dinamika industri properti.


Memasuki usia hampir empat dekade, GPRA menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh melalui strategi yang mengedepankan penetapan prioritas yang jelas, eksekusi yang konsisten, serta pengelolaan keuangan yang sehat. Perseroan juga tetap selektif dalam mengembangkan proyek-proyek baru dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat.


Sepanjang 2025, GPRA membukukan pendapatan sebesar Rp454,29 miliar atau turun 12,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp517,03 miliar. Laba bersih tercatat Rp83,97 miliar, turun 32,21 persen dari Rp123,88 miliar pada 2024.


Meski demikian, perseroan berhasil mempertahankan fundamental keuangan yang kuat. Jumlah aset meningkat menjadi Rp1,98 triliun, ekuitas naik 4,62 persen menjadi Rp1,43 triliun, sementara liabilitas berhasil ditekan 9,88 persen menjadi Rp545,11 miliar. Manajemen menilai kondisi tersebut mencerminkan pengelolaan keuangan yang lebih sehat di tengah tekanan pasar.


Segmen rumah tapak dan ruko masih menjadi kontributor utama pendapatan dengan nilai sekitar Rp272,37 miliar. Sementara itu, GPRA terus mengembangkan sejumlah proyek hunian, di antaranya Cluster Orchid di Puri Semanan Residence Jakarta Barat, The Botanica di Metro Cilegon, Signature Padjadjaran Bogor, serta Cluster Savana Botheo, Cluster Llanos Phase 2, dan Cluster Monteverde di Bukit Cimanggu City, Bogor. Seluruh proyek tersebut menyasar segmen menengah dengan konsep hunian modern dan kawasan terpadu.


Selain mengandalkan penjualan properti, perseroan juga memperkuat sumber pendapatan berulang (recurring income) melalui pengelolaan bisnis hospitality, antara lain Nemuru Grand Bhuvana Ciawi, Nemuru Grand Anyer Palazo, Nemuru The Bellezza Suites, Nemuru Grand Suites MTH, serta Arta Hotel Grand Serpong.


Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025 yang telah diaudit, serta menyepakati pembagian dividen tunai final sebesar Rp1 per saham kepada para pemegang saham.


Sementara itu, RUPSLB menghasilkan sejumlah keputusan penting, di antaranya perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris, perbaikan data pemegang saham pada database Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH), penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2025, serta persetujuan rencana pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).


Melalui berbagai langkah tersebut, GPRA menyatakan tetap optimistis menghadapi tantangan industri properti. Perseroan akan terus menjaga fleksibilitas keuangan, memperkuat bisnis residensial dan pendapatan berulang, serta siap memanfaatkan peluang pertumbuhan apabila kondisi pasar, insentif pemerintah, dan pembiayaan sektor properti semakin kondusif.


Pewarta : Supriadi Oleng

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type null

Filename: portal/visitor_counter.php

Line Number: 13