Jembatan Garuda Resmi Beroperasi, Hubungkan Desa Budi Mulya Dan Desa Matagara
TANGERANG, radarberitanasional.co.id – Suasana gembira dan haru menyelimuti warga Kampung Mindi, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (29/6/2026). Jembatan Garuda yang telah lama dinantikan akhirnya diresmikan sebagai hasil Program Karya Bhakti TNI Tahun 2026.
Peresmian jembatan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan do'a bersama yang dipimpin Kasrem 052/Wijayakrama Kolonel Infanteri Ati Sudiatna, S.I.P. Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil 06/Tigaraksa Mayor Infanteri Asep, Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, S.H., M.H., Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyid, Kepala Desa Matagara Edo Putra, S.Kom., perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Jembatan Garuda menghubungkan Kampung Mindi, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, dengan Kampung Pabuaran Hilir, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa.
Sebelum jembatan permanen dibangun, warga hanya mengandalkan jembatan bambu yang kondisinya memprihatinkan. Saat musim hujan, debit air sungai yang meningkat sering membuat akses tersebut tidak dapat dilalui bahkan membahayakan keselamatan warga.
Kondisi tersebut berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang kesulitan berangkat ke sekolah, petani yang mengalami kendala mengangkut hasil panen, hingga warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat.
"Kami sangat berharap jembatan ini terbangun sejak lama. Terima kasih kepada TNI dan pemerintah yang akhirnya mendengar suara kami. Sekarang kami bisa beraktivitas dengan tenang," ujar Suryana, salah seorang warga Kampung Mindi.
Pembangunan Jembatan Garuda dilaksanakan secara gotong royong oleh prajurit TNI bersama masyarakat selama kurang lebih dua bulan. Jembatan dibangun dengan konstruksi yang lebih kokoh sehingga mampu menahan arus sungai dan dapat dilalui pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.
Dalam sambutannya, Komandan Kodim menegaskan bahwa kehadiran TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berperan aktif membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Karya bakti ini adalah wujud nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Kami hadir bukan sebagai penguasa, melainkan sebagai saudara yang siap membantu meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar warga. Jembatan Garuda ini bukan hanya penghubung dua tepian sungai, melainkan jembatan harapan menuju kehidupan yang lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Matagara bersama Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyid menyampaikan apresiasi kepada TNI, Pemerintah Kabupaten Tangerang, pemerintah pusat, serta Presiden Prabowo atas terwujudnya pembangunan Jembatan Garuda.
Mereka berharap keberadaan jembatan tersebut mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, memperlancar akses pendidikan dan kesehatan, serta mempererat hubungan antarwarga di dua desa.
Usai peresmian, warga menyatakan komitmennya untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Garuda agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan peninjauan langsung ke lokasi jembatan oleh seluruh tamu undangan dan masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan tersebut.
Penulis : Een.S
Editor : Dewi Sari