JL RAYA CENGKLONG BAKH DISULAP JADI TPS LIAR, BAU MENYENGAT " TEROR WARGA" -PEMDES DIAM..?
TANGKAB II RBN.CO.ID -Jalan Ry Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang-Banten, kini berubah wajah menjadi lokasi pembuangan sampah liar. Tumpukan sampah rumah tangga terlihat menggunung di pinggir hingga badan jalan, dirasa memicu keresahan masyarakat dan pengguna jalan yang melintas (5/4/26).
Ironisnya, kondisi tersebut diduga telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan nyata dari pihak terkait. Sampah yang dibiarkan menumpuk itu kini membusuk dan mengeluarkan bau menyengat yang tercium hingga radius cukup jauh,para pengendara yang melintas terpaksa menutup hidung, bahkan tidak sedikit yang memilih mempercepat laju kendaraan demi segera keluar dari area tersebut.
Diduga tak sekedar mengganggu kenyamanan, tumpukan sampah ini berpotensi menjadi bom penyakit. Lalat, nyamuk, hingga tikus dengan mudah berkembang biak di lokasi tersebut.
Jika dibiarkan, kondisi ini,bukan tidak mungkin berisiko memicu berbagai penyakit seperti diare, demam berdarah, hingga gangguan pernapasan, terlebih sa'at memasuki musim hujan,selain itu, pemandangan kumuh di jalan utama ini jelas mencoreng citra wilayah yang seharusnya tertata dan bersih.
Sorotan tajam mengarah kepada Pemerintah Desa Cengklong. Pasalnya, sa'at dikonfirmasi awak media baik usaha menemui dan via hp untuk terkait keluhan warga, pihak kepala desa diduga tidak memberikan respons. Sikap diam ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat: apakah persoalan ini dianggap sepele, atau justru ada pembiaran..?
Kekecewa'an "warga " pun mulai memuncak. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keluhan dengan nada tegas. “Ini bukan baru kemarin, sudah lama. Bau nya luar biasa menyengat, apalagi siang hari kalau kejemur, Kami sangat terganggu, ini sebener nya jalan umum, bukan tempat sampah setahu saya,” keluh nya.
Warga lain nya bahkan mengingatkan potensi bahaya yang lebih besar jika tidak segera ditangani. “Kalau dibiarkan terus, ini bisa jadi sumber penyakit. Jangan tunggu ada warga sakit dulu baru bertindak. Kami minta segera dibersihkan,” tegasnya.
Masyarakat mendesak, bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang (DLHK) dan instansi terkait untuk segera turun tangan, tidak hanya melakukan pembersihan, tetapi juga menindak tegas pelaku pembuangan sampah liar.
Langkah preventif seperti pengawasan ketat, pemasangan larangan, hingga sanksi tegas dinilai perlu agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Warga berharap, persoalan ini tidak lagi dianggap sepele. Lingkungan bersih bukan hanya soal estetika, tetapi menyangkut kesehatan dan keselamatan bersama.***
Pewarta : Alex PPT
Editor : Dewi Sari.