Kemenhub Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Sa'at Libur Panjang Idul Adha 1447 H - 2026 M
JAKARTA || RBN.CO.ID - Menjelang libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengimbau operator angkutan umum dan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan serta mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan (22/5/26).
Pada momentum libur panjang Idul adha tahun ini, mobilitas masyarakat diprediksi meningkat signifikan di berbagai ruas jalan dan simpul transportasi. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 26 Mei, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 1 Juni 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama sejumlah instansi terkait melakukan berbagai langkah pengamanan dan pengawasan.
Berbagai upaya yang dilakukan antara lain koordinasi lintas kementerian/lembaga, penempatan personel di titik-titik vital, peningkatan pengawasan angkutan umum, hingga edukasi keselamatan kepada masyarakat.
“Kami selalu berusaha menjamin keselamatan masyarakat, salah satunya peningkatan pengawasan angkutan umum atau rampcheck di terminal dan pool bus hingga sosialisasi keselamatan berkendara. Untuk rampcheck sendiri, kami rutin lakukan di 115 terminal tipe A (TTA), pada periode 1 Januari hingga 15 Mei 2026 kami telah melakukan lebih dari 1,4 juta pemeriksaan bus AKAP yang berangkat dari TTA,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan dalam keterangannya di Jakarta, Jum'at (22/5/26).
Selain pengawasan terhadap armada angkutan umum, masyarakat juga diminta lebih selektif dalam memilih moda transportasi yang aman dan layak jalan. Pemerintah mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi Mitra Darat guna mengecek informasi kendaraan serta memastikan armada telah lulus rampcheck melalui stiker yang terpasang di kaca depan bus.
Bagi masyarakat yang memilih menggunakan kendaraan pribadi, persiapan perjalanan juga dinilai sangat penting. Kondisi kendaraan hingga kesiapan fisik pengemudi menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan selama perjalanan jauh.
“Penting bagi masyarakat untuk betul-betul mempersiapkan perjalanan jika bepergian menggunakan kendaraan pribadi, dengan melakukan perawatan berkala di bengkel tepercaya guna memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Kemudian, selalu rencanakan rute perjalanan sejak awal dan pastikan pengemudi benar-benar sehat serta tidak kurang tidur,” katanya.
Kemenhub juga mengingatkan pentingnya waktu istirahat selama berkendara agar pengemudi tidak mengalami kelelahan yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Pengguna kendaraan diminta disiplin mematuhi seluruh aturan berkendara demi keselamatan bersama.
“Kami sarankan untuk beristirahat secara berkala dan tidak memaksakan untuk mengemudi lebih dari empat jam tanpa istirahat. Pengguna kendaraan pribadi harus selalu disiplin seperti patuhi aturan yang berlaku, menggunakan seatbelt, pakai helm berstandar nasional, hingga mematuhi batas kecepatan dan sesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca serta jalan,” imbaunya.
Di sisi lain, pemerintah bersama para pemangku kepentingan juga telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama libur Idul adha. Korlantas Polri menyiapkan personel untuk pengaturan lalu lintas, sementara Ditjen Bina Marga Kementerian PU bersama badan usaha jalan tol memastikan kesiapan infrastruktur jalan tol maupun non-tol, termasuk layanan patroli, CCTV, gerbang tol, hingga rest area.
Untuk sektor penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan 75 kapal guna mendukung kelancaran lintas Merak–Bakauheni serta mengantisipasi gangguan cuaca buruk. Sementara itu, langkah antisipasi juga disiapkan di Pelabuhan Ketapang guna menghindari antrean kendaraan, khususnya truk logistik.
Dirjen Aan menegaskan, keberhasilan menjaga keselamatan selama periode libur panjang tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepatuhan seluruh pengguna jalan dan operator angkutan umum.
“Kami imbau seluruh operator angkutan umum dan masyarakat yang akan bepergian saat libur Idul adha untuk terus utamakan keselamatan selama perjalanan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah dan pengguna jalan untuk mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, lancar, serta selamat sampai tujuan,” tutupnya.
Pewarta : Sophia T
Editor : Dewi Sari.