Kepala BNN RI Dan Dewan Pengawas RS PON Jajaki Kerja Sama Perkuat Rehabilitasi Dan Penanganan Penyalahguna'an Narkotika

Kepala BNN RI dan Dewan Pengawas RS PON Jajaki Kerja Sama Perkuat Rehabilitasi dan Penanganan Penyalahguna'an Narkotika

JKT || RBN.CO.ID – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, menerima audiensi Dewan Pengawas Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono yang juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Kementerian Kesehatan, dr. Nizar Yamanie, di Rumah Dinas Kepala BNN, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).


Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat BNN, di antaranya Kepala Pusat Laboratorium Narkotika BNN, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Rehabilitasi BNN, serta Kepala Balai Besar Rehabilitasi BNN.


Audiensi membahas upaya penguatan penanganan ketergantungan narkotika melalui pengembangan layanan rehabilitasi, peningkatan riset, serta penjajakan kerja sama strategis antara BNN dan RS PON guna memperkuat kolaborasi lintas sektor.


Selain membahas penguatan rehabilitasi, diskusi juga menyoroti meningkatnya tren penyalahgunaan narkotika dalam bentuk cair yang dicampurkan ke dalam rokok elektrik atau vape, yang dinilai menjadi tantangan baru dalam upaya pemberantasan narkotika.


"Fenomena narkotika cair yang dicampurkan ke dalam vape menjadi perhatian serius mengingat saat ini penggunaan vape semakin masif, bahkan di kalangan pelajar," ujar Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto.


BNN mengungkapkan telah menemukan sejumlah kasus vape yang mengandung etomidate, yakni obat anestesi yang berpotensi menimbulkan dampak serius apabila disalahgunakan. Beberapa negara, seperti Thailand dan Singapura, bahkan telah menerapkan larangan terhadap penggunaan vape.


Menutup pertemuan tersebut, Kepala BNN RI menyampaikan rencana untuk melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam waktu dekat. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan baru, termasuk munculnya modus penyalahgunaan narkotika melalui media vape yang terus berkembang.


Kolaborasi antara BNN dan RS PON diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem rehabilitasi berbasis layanan kesehatan, riset, serta edukasi masyarakat guna menekan angka penyalahgunaan narkotika di Indonesia.


Supriadi Oleng

Editor : Dewi Sari

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type null

Filename: portal/visitor_counter.php

Line Number: 13