Koperasi Merah Putih Kel-Pakuhaji Tangerang Tancap Gas..!, R.A.T. 2025 Bahas Strategi Ekonomi Kerakyatan
TANGERANG KAB – RBN.CO.ID- Upaya memperkuat ekonomi kerakyatan terus dilakukan Koperasi Merah Putih KKMP Kelurahan Pakuhaji melalui pelaksana'an Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang berlangsung di wilayah Kabupaten Tangerang, pada Jum'at (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi anggota sekaligus merumuskan langkah strategis koperasi dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Sejak awal kegiatan, suasana diskusi berjalan dinamis dengan berbagai masukan dari anggota. Salah satu fokus utama yang mengemuka adalah pentingnya pembinaan usaha secara berkelanjutan agar pelaku UMKM anggota koperasi mampu meningkatkan kualitas produk serta memperluas jaringan pemasaran. Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua koperasi, Mahdiyar, menyampaikan komitmen pengurus untuk memperkuat program pelatihan dan pendampingan.
Ia menilai koperasi harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha kecil agar naik kelas dan tidak hanya bergantung pada bantuan. Menurutnya, koperasi saat ini telah mendorong pemasaran produk unggulan anggota, salah satunya keripik pisang kepok yang mulai menembus pasar UMKM di luar wilayah Paku Haji. Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu semangat anggota lain untuk terus berinovasi.
Di sisi lain, perhatian terhadap sektor pendidikan juga menjadi sorotan dalam forum tersebut. Lurah Pakuhaji, Uci Sanusi, mengungkapkan adanya puluhan warga usia sekolah yang belum melanjutkan pendidikan formal. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk koperasi, untuk bersama-sama mendorong program kejar paket agar generasi muda tetap mendapatkan akses pendidikan.
" Semakin banyak mendapatkan bantuan, artinya kita dinamakan orang miskin. Maka koperasi harus hadir untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat," Jelas Mahdiyar.
Selain dihadiri pemerintah kelurahan (Pemkel) , RAT juga melibatkan unsur keamanan dan tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap penguatan peran koperasi sebagai pilar ekonomi lokal. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan sinergi yang terus dibangun demi meningkatkan kesejahtera'an warga.
" Untuk jenjang SMP 20 orang dan SMA 20 orang. Wajib sekolah harus kita dorong dan Diutamakan yang putus sekolah, untuk mengikuti kejar paket. Sekedar informasi tambahan, sampai April semua gratis," timpal Uci Sanusi orang nomor satu dikelurahan.
Melalui RAT Tahun Buku 2025 ini, koperasi tidak hanya melakukan evaluasi tahunan, tetapi juga mempertegas arah gerak organisasi menuju kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan kolaborasi yang solid antara pengurus, anggota, dan pemerintah setempat, koperasi optimistis mampu memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sosial di tingkat kelurahan.***
Pewarta : Marsih/Didik Kusnaidi
Editor : Dewi Sari.