Malam Ke-7 Tahlil Alm. Achmad Abidzar Hasanudin, Warga Pererat Silaturahmi Di Kediaman Sanudin (Ebeh)
TELUKNAGA || RBN.CO.ID - Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti malam ke-7 tahlil alm. Achmad Abidzar Hasanudin yang digelar di kediaman Sanudin atau yang akrab disapa Ebeh, di wilayah Pangkalan, Kab.Tangerang pada Rabu malam (13/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan do'a bersama untuk almarhum, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara keluarga, warga, tokoh masyarakat, dan para pendukung yang hadir.
Rangkaian acara diawali dengan pembuka'an oleh perwakilan keluarga yang menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan tahlil malam ketujuh. Selanjutnya, jamaah bersama-sama membacakan Surat Yasin, dilanjutkan dengan tahlil, dzikir, tahmid, tasbih, serta shalawat yang berlangsung dengan khusyuk.
Do'a bersama kemudian dipanjatkan agar almarhum Achmad Abidzar Hasanudin mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala khilafnya semasa hidup.
Dalam sambutannya, pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga dan seluruh tamu yang telah hadir memberikan doa dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Keluarga juga menyampaikan permohonan ma'af apabila dalam penyambutan maupun jamuan terdapat kekurangan.
Menurut keluarga dan warga sekitar, almarhum dikenal sebagai sosok yang pendiam, sopan, serta patuh kepada kedua orang tuanya. Kehadirannya di tengah lingkungan masyarakat dinilai meninggalkan kesan baik bagi kerabat maupun tetangga sekitar.
Usai do'a bersama, warga menikmati hidangan sederhana yang telah disediakan tuan rumah dalam suasana penuh kekeluarga'an dan kebersama'an.
Selain sebagai tradisi keagama'an, kegiatan tahlilan tersebut juga dinilai memiliki makna sosial yang kuat. Kehadiran warga menjadi bentuk solidaritas dan empati kepada keluarga yang sedang berduka, sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat di lingkungan Desa Pangkalan.
Acara ditutup dengan doa singkat bersama, dengan harapan kebersama'an warga tetap terjaga serta dapat terus membangun semangat persatuan dan kemajuan di lingkungan desa.***
Jurnalis : Misan
Editor : Dewi Sari