Munggahan Sederhana Bertiga Di Warung Sate Cak Anwar, Tawa Sahabat JNE Jasa Paket Warnai Jelang Ramadhan 1447H-2026M

Munggahan Sederhana Bertiga di Warung Sate Cak Anwar, Tawa Sahabat JNE Jasa Paket Warnai Jelang Ramadhan 1447H-2026M

DKJ ||RBN.CO.ID- Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, tradisi munggahan kembali menjadi momen berharga bagi banyak orang untuk berkumpul dan saling mema'afkan. Tidak selalu harus ramai, kebersama'an sederhana justru sering menghadirkan kehangatan paling tulus, seperti yang terlihat di Warung Sate Ca Anwar, Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat, dekat kawasan kantor JNE Pusat.(18/2/26).


Di warung sate sederhana itu, tiga sahabat lama pegawai JNE Pusat-Juanto yang akrab disapa “C”, Dwi Anugrah atau Pak Danu, dan Zakaria alias Bang Zeck gelar munggahan kecil penuh canda menjelang Ramadhan.


•Bertiga, Tapi Penuh Kebersamaan :

 

Tanpa undangan resmi atau persiapan khusus, mereka hanya duduk di meja kayu warung, ditemani asap sate yang mengepul dan obrolan santai yang mengalir apa adanya. Namun justru kesederhanaan itulah yang membuat momen terasa hangat.


Juanto mengatakan, munggahan bukan soal jumlah orang, melainkan rasa kebersamaan yang dijaga.


“Bertiga pun kalau hatinya bersih dan kompak, sudah terasa ramai. Yang penting kebersamaan sebelum Ramadhan,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Pak Danu. Menurutnya, momen munggahan menjadi ruang jeda dari rutinitas kerja yang padat.


“Kita tiap hari kerja dengan tanggung jawab besar. Menjelang Ramadhan, duduk sebentar, ngobrol, saling maaf, itu sudah menenangkan,” katanya.


•Candaan Bang Zeck Pecahkan Suasana :


Suasana yang awalnya santai berubah semakin cair saat Bang Zeck mulai melontarkan candaan khasnya. Celetukannya soal “jatah tambah sate tapi tetap diet Ramadhan” langsung memancing gelak tawa.


Juanto dan Pak Danu tak kuasa menahan ngakak, bahkan beberapa pengunjung lain ikut tersenyum melihat keceriaan mereka.


“Munggahan itu harus bahagia. Kalau belum ngakak, belum sah,” ujar Bang Zeck sambil tertawa.


•Sekaligus Dukung Warung Lokal :


Selain menjaga tradisi, ketiganya sengaja memilih Warung Sate Ca Anwar untuk mendukung usaha kuliner lokal. Mereka menilai rasa sate di warung tersebut konsisten dengan bumbu kacang khas dan daging empuk.


Aroma sate bakar, lontong hangat, dan sambal kecap pedas-manis menjadi pelengkap kebersamaan sore itu.


“Rasanya selalu sama enaknya, pelayanan juga ramah. Usaha seperti ini harus kita dukung,” kata Juanto.


•Menutup dengan Maaf dan Doa :


Menjelang berpisah, ketiganya saling berjabat tangan dan bermaafan tanpa seremoni. Mereka hanya saling mendoakan kesehatan, kelancaran rezeki, dan kekuatan menjalani ibadah puasa.


Munggahan sederhana bertiga di Warung Sate Ca Anwar itu menjadi bukti bahwa kebahagiaan tidak selalu lahir dari kemewahan. Tiga sahabat, sepiring sate hangat, dan tawa lepas sudah cukup untuk menyambut Ramadhan dengan hati bersih dan penuh syukur.***


I'in Warsinah/M Sadam

Sumber: Zakaria/Bang Zeck.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type null

Filename: portal/visitor_counter.php

Line Number: 13