Nenek Fiyah Hidup Memprihatinkan, Camat Sepatan Timur Turun Tangan: “Jangan Tunggu Rakyat Menjerit”
SEPTIM || RBN.CO.ID - Kondisi memprihatinkan yang dialami Nenek Fiyah, seorang lansia warga Kampung Sangiang Gede RT 05/02 Desa Sangiang,Kec Sepatan Timur Kab Tangerang, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah kecamatan. Setelah menerima laporan dari warga, Camat Sepatan Timur, Miftah Shuritho, bergerak cepat turun langsung ke lokasi pada Minggu siang, 10 Mei 2026 sekitar pukul 12.45 WIB.
Dalam kunjungannya, Camat melihat langsung kondisi rumah Nenek Fiyah yang dinilai sudah tidak layak huni dan membutuhkan perhatian pemerintah secepatnya. Suasana haru terlihat saat Camat berbincang dengan Nenek Fiyah, memberikan semangat serta menghibur lansia tersebut agar tetap kuat menjalani kehidupan di tengah keterbatasan.
Sebelum meninggalkan lokasi, Camat Miftah Shuritho juga memberikan bingkisan bantuan kepada Nenek Fiyah sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah terhadap warga kurang mampu.
Tak hanya itu, Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur disebut segera merencanakan relokasi sekaligus pembangunan rumah layak huni untuk Nenek Fiyah agar dapat hidup lebih aman dan manusiawi.
Menurut Camat, tugas pemerintah bukan sekedar duduk di balik meja, melainkan hadir langsung di tengah masyarakat untuk melayani dan mengayomi rakyat.
“Kita dibayar oleh rakyat untuk menjalankan tugas pelayanan masyarakat sesuai amanat Presiden RI, Bupati dan Wakil Bupati. Mereka selalu menegaskan agar pemerintah hadir memperhatikan masyarakat kecil karena jabatan ini adalah amanat rakyat Indonesia,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang hidup dalam keterbatasan tanpa perhatian maksimal dari lingkungan sekitar. Warga berharap kepedulian seperti yang dilakukan Camat Sepatan Timur tidak berhenti pada satu kasus saja, melainkan menjadi gerakan nyata seluruh aparatur pemerintahan untuk lebih peka terhadap penderitaan rakyat kecil.
Jurnalis: Abdul Aziz Putra Mekar Jaya