Pakar Hukum Internasional Profesor Sutan Nasomal Dorong Penguatan Pemberantasan Korupsi, Usulkan Kajian Sistem Penindakan Di China !
JKT || RBN.CO.ID - Pakar hukum internasional, Sutan Nasomal, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya penguatan sistem pemberantasan korupsi di Indonesia. Dalam keterangannya kepada sejumlah pimpinan redaksi media pada 4 Juni 2026, ia menilai Indonesia dapat mempelajari berbagai kebijakan antikorupsi yang diterapkan oleh negara lain, termasuk China, sebagai bahan kajian untuk memperkuat efek jera terhadap pelaku korupsi.
Menurut Sutan Nasomal, pemberantasan korupsi memerlukan pengawasan yang kuat, transparansi dalam pengelolaan keuangan negara, serta penegakan hukum yang konsisten dan bebas dari intervensi pihak mana pun. Ia menilai berbagai kasus korupsi yang masih terjadi menunjukkan perlunya evaluasi terhadap sistem pengawasan dan mekanisme pencegahan yang ada.
Dalam pandangannya, keberhasilan suatu negara dalam menekan angka korupsi tidak hanya ditentukan oleh beratnya hukuman, tetapi juga oleh efektivitas pengawasan, kemampuan aparat penegak hukum dalam mengungkap tindak pidana korupsi, serta dukungan regulasi yang memadai.
Sutan Nasomal juga menyoroti pentingnya independensi aparat penegak hukum dalam menangani perkara korupsi. Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi akan lebih efektif apabila proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan terbebas dari kepentingan politik maupun tekanan dari pihak tertentu.
Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap aliran dana yang mencurigakan, peningkatan akuntabilitas pejabat publik, serta penguatan sistem pengendalian internal di lembaga negara perlu terus ditingkatkan guna mempersempit peluang terjadinya penyalahgunaan wewenang.
"Indonesia perlu terus memperkuat langkah-langkah pemberantasan korupsi secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, pengawasan, hingga penindakan. Pengalaman negara lain dapat menjadi bahan pembelajaran untuk membangun sistem yang lebih efektif,terapkan sistem hukum seperti negri tirai bambu (China-Red) itu lebih baik," ujar Sutan Nasomal.
Lebih lanjut, ia berharap pemerintah, lembaga penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara semakin meningkat.
(Redaksi)