RECET.Duga'an Ketidaksesuaian Proyek Paving Block Di Jl. Palma, RT006/005 Kutabaru Mengemuka, Pengawasan Dipertanyakan

RECET.Duga'an Ketidaksesuaian Proyek Paving Block di Jl. Palma, RT006/005 Kutabaru Mengemuka, Pengawasan Dipertanyakan

TANGERANG KAB || RBN.CO.ID - Pelaksana'an proyek paving block di Jl. Palma 4, RT.006/005 Kutabaru( pondok rejeki) Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tengah menjadi perhatian "warga". Proyek yang bersumber dari APBD dengan nilai kontrak Rp.99.665.000.00; dikerjakan oleh vendor pihak ke tiga yakni CV.ABADI BANGUN MANDIRI Tahun 2026 itu diduga dikerjakan tidak sepenuhnya mengacu pada spesifikasi tehknis yang telah ditentukan (21/5/26).


Perbincangan masyarakat mulai mencuat setelah adanya temuan lapangan yang menunjukkan beberapa bagian pekerjaan dinilai tidak rapi dan berpotensi menimbulkan kerusakan lebih cepat. Dari hasil pemantauan, posisi kastin atau pembatas jalan terlihat tidak seragam dan diduga tidak mengikuti standar elevasi konstruksi.


Kondisi tersebut memunculkan duga'an bahwa lapisan dasar paving tidak dikerjakan maksimal. Beberapa pihak menilai ketebalan material seperti abu batu, pasir, hingga rabat beton diduga berkurang dari ketentuan awal. Jika benar terjadi, hal itu dikhawatirkan dapat mempengaruhi daya tahan jalan dalam jangka panjang.


Selain struktur dasar, pemasangan paving blok juga disebut minim penguatan pada sisi samping. Tidak adanya pengunci yang kuat dinilai dapat menyebabkan paving mudah bergeser ketika dilintasi kendara'an maupun sa'at terjadi genangan air.


Warga sekitar juga menyoroti kondisi drainase di lokasi pekerjaan. Posisi kanstin yang dianggap kurang tepat dikhawatirkan menghambat aliran air menuju saluran pembuangan sehingga berpotensi memicu genangan sa'at hujan turun.


Di sisi lain, penerapan standar keselamatan kerja di proyek tersebut turut menuai kritik. Sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm proyek maupun sepatu pelindung. Situasi itu dianggap menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.


Mengacu pada standar SNI 2442:2008, pemasangan kereb beton seharusnya dilakukan sesuai elevasi gambar kerja dan diperkuat pondasi beton agar konstruksi lebih stabil. Dugaan ketidaksesuaian pada proyek ini pun mendorong munculnya tuntutan agar dilakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh.


Masyarakat meminta instansi terkait, mulai dari pengawas proyek hingga aparat pemeriksa keuangan, turun langsung mengecek kualitas pekerjaan. Warga berharap proyek yang menggunakan dana publik dapat dikerjakan secara transparan dan sesuai standar agar tidak merugikan masyarakat di kemudian hari.


Sementara itu, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait mengenai berbagai temuan dan duga'an yang berkembang di lapangan.***


Pewarta : Alex PPT / Tim

Editor      : Dewi Sari.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type null

Filename: portal/visitor_counter.php

Line Number: 13