Sekelompok Oknum Diduga Mengaku Wartawan Bea Cukai Beraksi, Pedagang Kecil Di Tangerang Jadi Target !
TANGERANG | RBN.CO.ID-Aksi duga'an penipuan dengan modus mengatas namakan media dan disebut instansi pemerintah (Bea Cukai) kembali lagi terjadi meresahkan pelaku usaha kecil klontong di wilayah Kab Tangerang-Banten. Kali ini, peristiwa tersebut konon menimpa seorang pemilik warung sembako di satu kawasan Perumahan,yakni Mutiara Puri Harmoni, Blok J2 (15/4/26).
Informasi yang dihimpun RBN.CO.ID yang bersumber kutipan dari BantenEkspres.co.id, yang telah dishare ke wadah forum WaG Masyarakat Kab Tangerang, kejadian dalam narasi tersebut berlangsung pada Selasa malam, 14 April 2026, sekira jam 20.30 WIB.
Pemilik warung, disebut Abibun Hasibuan, mengungkapkan bahwa sekelompok orang datang menggunakan mobil jenis Daihatsu Sigra berwarna hitam. Mereka langsung memasuki area warung dan mengaku sebagai bagian dari “media Bea Cukai” yang tengah melakukan penertiban.
Dengan dalih tersebut, para pelaku mempertanyakan penjualan rokok di warung milik korban dan berupaya menyita sejumlah barang dagangan dengan alasan sebagai barang bukti.
Namun, kecuriga'an muncul ketika Abibun meminta identitas resmi. Para pelaku tidak mampu menunjukkan surat tugas maupun kartu anggota yang membuktikan klaim mereka.
“Awalnya mereka bicara seolah resmi, tapi sa'at diminta bukti identitas, tidak ada yang bisa ditunjukkan,” ujar Abibun, pada Rabu 15 April 2026.
Meski tanpa dokumen resmi, kelompok tersebut tetap bersikap memaksa. Diperkirakan ada tujuh orang dalam rombongan, terdiri dari lima pria dan dua wanita.
Dua wanita di antaranya tetap berada di dalam kendara'an, sementara lima lain nya turun dan mencoba menekan korban. Situasi semakin mencurigakan setelah diketahui pelat nomor kendara'an (nopol) yang digunakan diduga sengaja dimodifikasi dengan menutup salah satu angka, guna menghindari pelacakan masih kata Abibun dalam langsiran tersebut.
Merasa terancam, korban akhirnya menolak perminta'an tersebut dan segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat. Mengetahui aparat akan datang, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi. Peristiwa ini menjadi alarm bagi para pedagang kecil agar lebih waspada terhadap oknum yang mengatas namakan lembaga atau media massa tertentu untuk melakukan tindakan ilegal.
Abibun juga mengimbau rekan sesama pedagang untuk tidak mudah takut terhadap intimidasi, terutama jika pihak yang datang tidak dapat menunjukkan legalitas yang jelas. “Kalau tidak ada surat resmi, jangan langsung percaya. Kita harus berani menolak,” tegasnya.
Terlepas dari kejadian itu semua apakah juga para terduga pelaku masih orang yang sama..? Waktu sebelum nya pun diakui beberapa warga penjual rokok serupa di beberapa titik di bilangan Teluknaga tepat nya warung pinggir jalan kali baru Tj Burung,pun mereka mengaku mengalami hal yang sama namun nahas nya, barang-barang dagangan nya sempat di angkut dan korban dimintai uang tunai.
Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian warga sekitar, yang berharap aparat penegak hukum segera menindak tegas pelaku agar tidak kembali merugikan masyarakat kecil.***
Pewarta : Dewi Sari
Editor : Sahara
Sumber : *Waspada! Modus Penipuan Ngaku Wartawan Bea Cukai Sasar Warung Kelontong di Tangerang*
Info lengkapnya: https://share.google/F3b3mWLppOrLJzqXe *-zky-*