Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan III, Tekankan Penguatan Karakter Dan Ketahanan Keluarga

Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan III, Tekankan Penguatan Karakter dan Ketahanan Keluarga

TANGERANG KAB ||RBN.CO.ID-Intan Nurul Hikmah membuka Sekolah Gender Angkatan III di Ruang Berlian Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang, Rabu (04/03/2026). Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak.

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga dapat berupa kekerasan mental dan ekonomi. Karena itu, perempuan didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri guna membangun pondasi keluarga yang kuat.

“Perempuan perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan keluarga, memahami kondisi ekonomi rumah tangga, serta membangun komunikasi yang sehat agar ketahanan keluarga tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti meningkatnya persoalan rumah tangga yang dipicu tekanan ekonomi, gaya hidup, hingga dampak negatif penyalahgunaan teknologi. Menurutnya, perempuan sebagai kelompok rentan harus berani menjadi penggerak perubahan, tidak hanya bersuara tetapi juga mengambil peran aktif dalam mencegah dan menanggulangi kekerasan serta diskriminasi terhadap perempuan dan anak.

“Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari seberapa baik kita melindungi dan memberdayakan perempuan serta anak-anak,” tegasnya.

Selain itu, Wabup Intan menekankan pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini. Pendidikan karakter, kata dia, harus dimulai dari keluarga dan diperkuat pada usia 3 hingga 5 tahun sebagai fondasi utama pembentukan sikap dan kepribadian anak.

Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menjelaskan bahwa Sekolah Gender bukan sekadar ruang pelatihan, melainkan ruang belajar bersama untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat.

“Sekolah Gender ini bukan sekadar ruang pelatihan, tetapi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih berani menyuarakan keadilan dan melindungi hak-hak perempuan serta anak,” katanya.

Ia menambahkan, masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk kekerasan dalam rumah tangga, kerap dipicu persoalan ekonomi, kurangnya komunikasi, serta penyalahgunaan teknologi. Oleh karena itu, penguatan literasi sosial dan ketahanan keluarga menjadi langkah strategis dalam menekan angka kekerasan tersebut.

Melalui Sekolah Gender Angkatan III ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang berdaya, mampu memperkuat ketahanan keluarga, serta menjadi agen perubahan dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.


Pewarta : Alex CS

Sumber.  :Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Tangerang.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to access array offset on value of type null

Filename: portal/visitor_counter.php

Line Number: 13